Mitos atau Fakta - Social Signals | SEO Offpage
Pengaruh-Social-Signals
Mitos atau Fakta: Social Signals Reviewed by ekalayawebs on . This Is Article About Mitos atau Fakta: Social Signals

Salah satu hal paling menyenangkan dari SEO adalah faktor ketidakjelasannya. Tidak pernah ada pernyataan resmi dari Google mengenai faktor-faktor apa saja yang termasuk dalam penentuan ranking suatu website. Salah satu yang menjadi bahan perdebatan yang menarik adalah: Dalam SEO Offpage, Apakah Social Signals benar-benar diperhitungkan sebagai faktor untuk penentuan ranking sebuah website ? Tahun 2010, […]

Rating: 5

Mitos atau Fakta: Social Signals

Salah satu hal paling menyenangkan dari SEO adalah faktor ketidakjelasannya. Tidak pernah ada pernyataan resmi dari Google mengenai faktor-faktor apa saja yang termasuk dalam penentuan ranking suatu website. Salah satu yang menjadi bahan perdebatan yang menarik adalah:

Dalam SEO Offpage, Apakah Social Signals benar-benar diperhitungkan sebagai faktor untuk penentuan ranking sebuah website ?

Tahun 2010, Matt Cutts merilis video yang menyatakan bahwa link yang berasal dari Twitter dan Facebook juga akan dihitung oleh Google sebagai faktor penentuan peringkat website.

Kemudian, sekitar tahun 2011, Google merilis produk social medianya, Google Plus. Artikel dari Wired yang berjudul “Google Explores Re-Ranking Search Results Using +1 Button Data” yang berdasarkan email dari Google sebagai berikut:

Google will study the clicks on +1 buttons as a signal that influences the ranking and appearance of websites in search results. The purpose of any ranking signalis to improve overall search quality. For +1’s and other social ranking signals, as with any new ranking signal, we’ll be starting carefully and learning how those signals are related to quality

Pada saat berita itu diturunkan, saya membayangkan bagaimana dunia seo offpage akan berubah. Bagaimana nantinya akan banyak sekali backlink yang berasal dari social media.

Kemudian….

Tahun 2012, dalam sesi tanya jawab di SES San Fransisco, Om Matt Cutts ditanya tentang bagaimana pentingnya Google +1 dalam kueri pencarian Google. Jawabnya

We continue to experiment. I wouldn’t put a lot of weight on plus ones quite yet

Duh,, Om Matt Cutts cocok nih jadi politisi. Hehe..

Di awal tahun 2014 ini, Matt Cutts ditanya mengenai “Apakah Facebook dan Twitter termasuk bagian dari algoritma penentuan peringkat Google ?”. His response:

Facebook and Twitter pages are treated like any other pages in our web index, so if something occurs on Twitter or occurs on Facebook, and we’re able to crawl it, then we can return that in our search results. But as far as doing special specific work to sorf of say “you have this many followers on Twitter or this many likes on Facebook”, to the best of my knowledge we don’t currently have any signals like that in our web search ranking algorithms

So, dari pernyataan om Matt Cutts tersebut, Google tidak memperhitungkan jumlah follower di Twitter atau banyak “likes” di Facebook. Tapi, dari pernyataan pertama dari om Matt Cutts, setiap share di Facebook, atau tweet di Twitter, selama dapat di index oleh Google, maka akan dimasukkan dalam hasil pencarian. Pertanyaannya, bila memang dimasukan dalam hasil pencarian, apakah itu dapat dihitung juga sebagai backlink ? atau dimasukan dalam faktor penentuan ranking website ?

Berikut studi kasus dari Stone Temple Consulting untuk website BuyVia.

Studi Kasus
BuyVia Study Case

Dari data diatas terlihat, setelah dilakukan 41 shares ke Social Media, ranking website di hasil pencarian sempat turun. Dari tanggal (date) terlihat, selama 20 hari setelah sharing ke Social Media, ranking website turun dan berkisaran di ranking itu, baru kemudian naik secara drastis.

Buyvia Social Signal

 

Pola seperti itu juga kembali terlihat ketika dilakukan sharing ke social media antara tanggal 28 Agustus – 1September. Setelah sempat turun beberapa hari, ranking kembali naik, biarpun tidak terlalu drastis.

Apa yang terjadi ??

Saya sendiri sampai saat ini masih menebak-nebak, apakah Social Signal benar-benar ada ? Apakah Google memasukan Social Signal ini sebagai salah satu faktor ranking suatu website ? Lalu, bagaimana jika suatu website, yang hanya mengandalkan sebuah konten dan social media atau social signals, tanpa link building dapat memperoleh ranking yang bagus di Google ?

Atas dasar pertanyaan ini, akhirnya saya mencoba untuk mengikuti kontes seo yang diselenggarakan oleh Singgasana Hotels & Resorts. Metodologinya:

1. Saya akan membuat konten dengan minimal 1000 words, dan akan saya buat semenarik mungkin.

2. Kata kunci yang dikejar adalah “Singgasana Hotels & Resorts Pilihan Akomodasi Terbaik di Indonesia

3. Konten yang dibuat akan mengandung kata kunci sebagai berikut: Hotel di Bali, Hotel di Surabaya, Hotel di Makassar, Hotel di Jakarta, dan Hotel di Bandung

4. Saya hanya akan melakukan proses share ke beberapa social media seperti Facebook, Twitter, dan Google Plus.

5. Selama 1 bulan, saya tidak akan melakukan proses link building, untuk melihat impact yang terjadi.

6. Targetnya adalah 10-20 share per hari. Oleh karenanya, kalau berkenan, mohon bantuannya juga buat kalian untuk men-share ke social media, konten saya yang berjudul “Singgasana Hotels & Resorts Pilihan Akomodasi Terbaik di Indonesia“.

Kita akan melihat hasilnya 1 bulan kedepan. Social Signals, Mitos atau Fakta ??!!

 

 

 

ekalayawebs

Penulis adalah seorang penggemar statistik, psikologi, dan seo. Penulis dapat dihubungi lewat email di ekalayaseo@gmail.com atau ekalayawebs@gmail.com. Google+

Cara-Menghindari-Algoritma-Google
Cara-Mendapatkan-Backlink-EDU
  • Dear Admin,

    Article yang sangat menarik dan menambah wawasan, Tks.
    Kalau boleh saya bertanya sbb:
    1. Apakah impactnya akan ada perbedaan bila kita menshare ke Facebook account personal atau ke Fan Page?
    2. Apakah article yang di share didalamnya harus sudah mengandung kata kunci? aapakah akan ada perbedaan pada hasil akhir bila article yang dishare tidak ada kata kunci, namun hanya berupa article berupa informasi biasa.
    3. Apabila kita belum memiliki fungsi share diwebsite, apakah bisa kita men-share langsung dengan copy paste url article tersebut di facebook?
    4. Bila kita melakukan share autopost ke FB dengan memanfaatkan RSS feed, apakah akan meningkatkan ranking kita? atau malah jangan2 website si penyedia RSS Feed yang jadi lebih dikenal.

    Terima kasih Min dan mohon maaf bila kepanjangan.

    Tks,
    Jack

    • admin

      Terima kasih 🙂
      1, 2, 4. Nah,, itu yang justru yang pengen tahu juga. Dulu saya selalu menganggap social media dijadikan faktor ranking algoritma Google. Tapi dari pernyataan om Matt, dia juga masih galau. Makanya saya mencoba bikin studi kasus sendiri.
      Apakah yang akan terjadi bila website hanya mengandalkan share dari social media, tanpa membuat backlink. Apakah ranking akan naik, atau tidak.
      3. Secara logika sama saja. Fungsi share hanya untuk memudahkan pengunjung untuk menshare artikel kita.

  • jadi gimana hasilnya ? apakah social signal benar-benar ada dan share facebook dan twitter itu ber-efek pada Serp ???

  • gimana min hasilnya?

  • Hasil dari studi kasusnya bagaimana mas? Kok belum ada kelanjutannya ? Padahal saya juga penasaran.

UA-50410580-1