Cara Menghindari Algoritma Google : Panda, Pinguin, Humm
Cara-Menghindari-Algoritma-Google
Cara Menghindari Algoritma Google : Panda, Pinguin dan Hummingbird Reviewed by ekalayawebs on . This Is Article About Cara Menghindari Algoritma Google : Panda, Pinguin dan Hummingbird

Ada beberapa macam algoritma Google dalam membasmi website yang dianggap sebagai spam. Google Panda, Google Pinguin, dan Google Hummingbird. Beberapa orang terkadang salah menyebutkan algoritma apa yang menyebabkan website mereka tiba-tiba anjlok rankingnya, atau tiba-tiba menghilang dari Google. Beberapa client saya juga mengeluhkan website mereka yang tiba-tiba peringkatnya turun dengan dratis di Google. Setelah dicek, […]

Rating: 5

Cara Menghindari Algoritma Google : Panda, Pinguin dan Hummingbird

Ada beberapa macam algoritma Google dalam membasmi website yang dianggap sebagai spam. Google Panda, Google Pinguin, dan Google Hummingbird. Beberapa orang terkadang salah menyebutkan algoritma apa yang menyebabkan website mereka tiba-tiba anjlok rankingnya, atau tiba-tiba menghilang dari Google. Beberapa client saya juga mengeluhkan website mereka yang tiba-tiba peringkatnya turun dengan dratis di Google. Setelah dicek, ternyata website mereka terkena pinalti salah satu algoritma Google. Tapi tenang, ada banyak cara menghindari algoritma Google tersebut.

Untuk menghindari terkenanya pinalti, ketika membangun website kita harus mengerti terlebih dahulu cara bekerja algoritma Google tersebut. Berikut saya jelaskan mengenai ketiga algoritma Google tersebut:

1. Google Pinguin

Google Pinguin pertama kali rilis di April 2012. Google Pinguin ini bertugas untuk mencari website yang dianggap melakukan spam dikarenakan terlalu banyak membuat backlink. Membuat backlink ini dapat dengan menggunakan software-software link blaster, membeli backlink, atau menggunakan jasa SEO atau jasa link building.  Oleh karenanya, sebaiknya jangan terlalu berlebihan ketika membuat backlink, atau ketika terpaksa menggunakan jasa SEO, sebaiknya pilih yang benar-benar profesional, karena ketika kita memilih jasa SEO yang abal-abal, bisa-bisa website kita justru terkena pinalti dari Google Pinguin, syukur-syukur kalo cuma turun ranking, lah kalau di banned ?.

Google Pinguin

Google Pinguin

Update Google Pinguin:

  • Penguin 1, 24 April 2012 (3.1% website terkena)
  • Penguin 2, 26 Mei 2012 (0.1% website terkena)
  • Penguin 3, 5 Oktober 2012 (0.3% website terkena)
  • Penguin 4, 22 Mei 2012 (2.3% website terkena)

Ketika Google Penguin 2.0 dirilis, kebanyakan website yang terkena pinalti adalah website dengan kategori porno, dan judi. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika membangun backlink. Jangan pernah membuat backlink di situs-situs porno atau judi.

2. Google Panda

Google Panda pertama kali dirilis Februari 2012. Google Panda bertugas untuk mencari website yang dianggap melakukan spam karena mempunyai konten yang sama dengan website lain. Oleh karena itu, ketika kita membangun sebuah website, diharapkan konten yang kita hasilkan benar-benar 100% unik. Lalu, kalau ternyata konten website kita yang dicuri website lain bagaimana ?. Kita bisa melaporkan website yang mencuri konten kita tanpa meletakan sumbernya di Google DMCA.

Google Panda

Google Panda

Update terakhir dari Google Panda adalah Panda 4.0. Panda 4.0 ini yang menyebabkan situs-situs besar seperti ebay.com, ask.com, biography.com dan banyak lagi terkena pinalti. Diambil dari Searchmetrics:

 

Ebay Got Pinalty

Ebay Got Pinalty

Untuk menghindari terkena pinalti dari algoritma Google Panda ini, kita harus benar-benar membuat konten website yang 100% unik, dengan kalimat yang mudah dibaca, dan user friendly, bukan search engine friendly.

3. Google Hummingbird

Algoritma terbaru dari Google ini dirilis September 2013. Bila Google Pinguin melihat tautan atau backlink dari suatu website, dan Google Panda melihat konten dari suatu website, maka Google Hummingbird melihat suatu website atau situs secara keseluruhan, baik dari backlink maupun konten.

Google Hummingbird

Google Hummingbird

Dengan adanya Google Hummingbird ini, apa yang harus kita lakukan ?

  • Perhatikan detail konten atau website
  • Perhatikan elemen SEO On Page seperti title tags, page url, alt image, atau header (H1)
  • Content is KING!!! Pastikan konten kita tidak terduplikat

Dengan mengetahui cara kerja dari algoritma-algoritma Google tersebut, diharapkan kita dapat mencegah website kita terkena pinalti dari Google. Secara garis besar, bila ingin aman dari semua algoritma, yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

  • Sekali lagi, CONTENT is KING!!! Jangan pernah bosan untuk membangun konten yang berguna bagi pembaca.
  • Bangun backlink secara perlahan dan tema website tersebut harus relevan dengan website kita
  • Perhatikan detail konten, seperti header H1 atau H2, meta tag, alt image, page url, load speed website
  • Ulangi ketiga langkah diatas ketika membuat suatu konten

Untuk melihat update atau history dari algoritma-algoritma Google tersebut, bisa dilihat disini.

ekalayawebs

Penulis adalah seorang penggemar statistik, psikologi, dan seo. Penulis dapat dihubungi lewat email di ekalayaseo@gmail.com atau ekalayawebs@gmail.com. Google+

Cara-Menaikan-Ranking-Website
Pengaruh-Social-Signals
UA-50410580-1